

{"id":703,"date":"2022-08-12T10:33:03","date_gmt":"2022-08-12T10:33:03","guid":{"rendered":"https:\/\/margorejosid.slemankab.go.id\/first\/artikel\/226"},"modified":"2022-08-12T10:33:03","modified_gmt":"2022-08-12T10:33:03","slug":"sejarah-kalurahan-margorejo-kadisono","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/margorejosid.slemankab.go.id\/home\/2022\/08\/12\/sejarah-kalurahan-margorejo-kadisono\/","title":{"rendered":"SEJARAH KALURAHAN MARGOREJO ( KADISONO )"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;SEJARAH KADISONO<\/p>\n<p>Untuk mengetahui sejarah dusun Kadisono yang kemudian menjadi Kalurahan Kadisono perlu ada penelitian. Adapun nama kadisono itu sendiri tentunya kita dapat mengetahui dari cerita turun-temurun dari sesepuh atau pinisepuh dan didukung dari pendapat para ahli sejarah. Secara khusus belum pernah ada orang yang melakukan penelitian tentang dusun Kadisono namun ada sedikit cerita tentang cikal bakal berdirinya dusun kadisono yang dibahas dalam acara saresehan budaya dalam rangka tumbuk agung dan perti dusun di ndalem joglo singodikoro pada tahun 2018 oleh Profesor Purwoatmaji ahli sejarah dan budayawan Daerah Istimewa Yogyakarta. <br \/>Asal mula kata Kadisono<br \/>Menurut kamus bahasa, kata Kadisono berasal dari kata kadi yang berarti tuwo atau koyo dan sono berarti papan (Tempat yang sudah lama ada) atau ka yang berarti katon dan di berarti edi \/ indah atau (tempat yang indah).<br \/>Menurut bukti sejarah, dusun Kadisono sudah ada sejak jaman mataram kuna jaman hindu-budha hal ini dibuktikan dengan adanya peninggalan-peninggalan situs purbakala yaitu banyak ditemukan batu-batu candi di sekitar rumah ini dilihat dan situs makam budha yang mana pernah dilakukan penelitian dan apa maka makam Budha yang pernah dilakukan penelitian dan pendataan oleh dinas Daerah Istimewa Yogyakarta.<br \/>Salah satu tokoh yang terkenal masyarakat sebagai pendiri cikal bakal dusun Kadisono adalah Budha Respati Wanasigra atau lebih dikenal dengan Kyai Wono Sigra. Kyai Wana Sigra yang hidup pada masa Raja Wangsa Sanjaya. Beliau salah satu dari beberapa orang yang ikut membangun Candi Borobudur yang berada di Magelang. Mereka saat itu bermukim di Kadisono. Adapun pusat pemukiman pembuat candi borobudur adalah di dusun medari tepat nya saat ini di wilayah pabrik Primissima.<br \/>&emsp;<\/p>\n<p>Dusun kadisono pada masa Mataram Islam <br \/>Pada masa datang nya Kerajaan Islam seperti Demak, Pajang, Kartosura dan lain-lain penduduk yang ber agama Hindu atau Buddha mulai tersingkir, ada yang menetap sampai wafat atau ada yang pergi meninggalkan dusun Kadisono, yang mana pada masa-masa kerajaan di Jawa khususnya Surakarta dan Yogyakarta ini yang sistem pemerintahannya masih dipegang oleh raja dan keluarganya secara menyeluruh pada masa tahun 1800-an, diutuslah Canggah dalem Hamengkubuono II sebagai glondong atau lurah glondong di dusun Kadisono yang dengan dengan nama Raden Mas Demang Sentani Singodikoro yang pertama dan seterusnya sampai Singodikoro III. Kemudian setelah Indonesia MerdekaKelurahan Ngabean dan kelurahan Kemiri digabung menjadi Kelurahan Margorejo, dengan lurah pertamanya bapak R. Karto Wiryono.<br \/>Peninggalan Sejarah yang ada di Kadisono<br \/>Peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di kadisono, yaitu :<br \/>1. Petilasan Tegal Panasan depan Kalurahan Margorejo (dalam bangunan Pabrik plastik)<br \/>2. Petilasan Dok Aren (Ndadak ro leren) sebelah timur lapangan futsal Kalurahan Margorejo<br \/>3. Petilasan (Persinggahan) Joglo Singodikoro<br \/>4. Petilasan Boto Tumpeng<br \/>5. Sendang Panguripan<br \/>6. Situs Boto Candi di Joglo Singoyudo<br \/>7. Makam Budha di sebelah Utara Joglo<\/p>\n<p>Tokoh yang terkenal saat itu <br \/>1. RM. Demang Sentani Singodikoro I<br \/>2. R. Lurah Setrodikoro I<br \/>3. R. Lurah Setrodikoro II<br \/>4. Kyai Mun Theng Pengrawit Kraton<\/p>\n<p>Kadisono sebagai desa Budaya<br \/>Sejarah awal berdirinya Dusun Kadisono telah ditempati oleh tokoh-tokoh seni pahat batu pembuat candi Borobudur.<br \/>Pada era tahun 1934 sampai tahun 1945 datanglah seorang dalang kondang yang kemudian menetap di dusun Kadisono yaitu Kyai Cermo Giyono kakak dari seniman kondang Gito Gati. Dari sini lah awal mula kesenian Jawa berkembang pesat di Kadisono hingga sekarang.<br \/>Tokoh seni yang terkenal saat itu<br \/>1. Ki Cermo Giyono (dalang)<br \/>2. Ki Hadi Suwoto (dalang)<br \/>3. R. Soekijo (dalang, seni tari)<br \/>4. Lamidi, B.A. (Kasi Kebudayaan Kabupaten Sleman)<br \/>5. Dwijo Sumarto, B.A. (Kethoprak)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp;SEJARAH KADISONO Untuk mengetahui sejarah dusun Kadisono yang kemudian menjadi Kalurahan Kadisono perlu ada penelitian. Adapun nama kadisono itu sendiri tentunya kita dapat mengetahui dari cerita turun-temurun dari sesepuh atau pinisepuh dan didukung dari pendapat para ahli sejarah. Secara khusus belum pernah ada orang yang melakukan penelitian tentang dusun Kadisono namun ada sedikit cerita tentang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":24,"featured_media":704,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-703","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/margorejosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/703","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/margorejosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/margorejosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/margorejosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/margorejosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=703"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/margorejosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/703\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/margorejosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/media\/704"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/margorejosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=703"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/margorejosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=703"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/margorejosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=703"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}